Pengertian Hukum Syariah

Didalam artikel kali ini kami akan membicarakan hukum syariah. Terhadap dasarnya, Syariah adalah jalan yang menuntun kami menuju ridho Tuhan dan surga-nya. Satu-Satunya cara untuk menggapai surga adalah bersama dengan patuh dan berserah diri kepada Allah. Apa artinya Islam? Islam artinya berserah diri kepada Allah, patuh tehadap perintah-nya.
Dan inilah jalan hidup yang sudah ditetapkan untuk umat manusia. Apalagi seluruh rasul yang diutus adalah muslim, yaitu orang-orang yang tunduk dan berserah diri kepada Sang Pencipta.&Nbsp;
Walaupun secara generik para rasul berserah diri kepada Tuhan, tapi hukum-hukum eksklusif yang wajib diikuti oleh kaum berasal dari rasul-rasul tersebut, sudah berubah sejalan berjalannya saat. Menjadi tersedia hal-hal yang diperbolehkan oleh Al-Qur’An dan ajaran Nabi Muhammad, tetapi dilarang kepada umat sebelumnya. Dan tersedia sesuatu yang dilarang di didalam Al-Qur’An, tetapi diperbolehkan kepada umat sebelumnya. Kenapa? Gara-gara walaupun pesan berasal dari para rasul semuanya serupa, yaitu untuk berserah diri kepada Tuhan, namun ibadah dan ketetapan eksklusif udah berubah sejalan berjalannya kala.
Kenapa hal tersebut berlangsung? Keliru satu alasannya adalah gara-gara umat manusia sudah lewat tahapan-tahapan eksklusif, layaknya juga kami sebagai manusia lewat termin-termin didalam hidup, mulai berasal dari jaman kanak-kanak sampai dewasa.
Ketika umat manusia masih muda, cuman tersedia ketentuan-peraturan dan hukum simple yang kami perlukan. Hubungan antar sesama manusia lebih simpel dan ketetapan-ketetapan yang diperlukan masih simple. Tetapi bersamaan umat manusia tumbuh dan berkembang, bersama dengan begitu kaum eksklusif kudu keputusan baru berasal dari kaum sebelumnya.
Lebih kurang 1.400 tahunan yang lalu ketika Nabi Muhammad terlahir, global udah hingga terhadap termin selanjutnya. Menjadi udah saatnya untuk wahyu paling akhir yang tidak hanyalah untuk area eksklusif dan untuk selagi eksklusif, tetapi merupakan suatu wahyu/petunjuk yang berlaku untuk semua umat manusia sampai hari kiamat. Dan itulah petunjuk yang diwahyukan Allah didalam Al-Qur’An dan dijelaskan Nabi Muhammad S.A.W.
Menjadi inilah Syariah. Hukum syariah terdiri berasal dari bermacam macam hukum. Total Islam juga terhitung di didalam Syariah. Menjadi Syariah mengajarkan kami berkenaan iman kepada Allah, hal-hal yang kudu ditunaikan, dan yang diharamkan.
Syariah menjelaskan berkenaan keenam rukun iman, yaitu:iman kepada Allahiman kepada para malaikatiman kepada kitab-kitab Allahiman kepada para rasul yang sudah diutus Allahiman kepada hari kiamatiman kepada Qadha dan Qadar yang merupakan keputusan Allah.
Lalu syariah juga menjelaskan kelima rukun Islam, yaitu:mengucapkan dua kalimat syahadat.kewajiban shalat 5 pas.membayar zakat.berpuasa di bulan Ramadhan.Berhaji ke Mekkah terkecuali dapat.
Namun juga tersedia perbuatan ibadah lain yang dilaksanakan seorang muslim. Misalnya berdo’a kepada Allah ketika memerlukan sesuatu. Berdo’A juga punyai etika dan adab-adab eksklusif.
Juga berkurban, tersedia fauna-fauna yang boleh dimakan dan juga fauna-fauna yang bukan boleh dimakan.
Dan juga kasus didalam melaksanakan transaksi keuangan. Transaksi model apa yang diperbolehkan dan transaksi type apa yang bukan diperbolehkan, misalnya dilarang menerapkan riba/mengambil bunga, Seluruh hal ini dijelaskan di dalam Syariah.
Menjadi hukum Syariah adalah jalan hidup yang seluruhnya untuk segala aspek kehidupan manusia. Syariah bukan sebatas mengajarkan bagaimana cara beribadah, tetapi juga meliputi bagaimana cara kami berinteraksi sesama manusia.
Dan Islam juga memiliki platform ekonomi sendiri. Al-Qur’An dan sunnah Nabi Muhammad menjelaskan suatu platform ekonomi berbasiskan syariah, terhitung  ketika berdagang, dan sebagainya.
Al-Qur’An juga menjelaskan ketetapan-ketentuan untuk para penguasa. Juga untuk hakim ketika menghakimi, lebih-lebih keliru satu pembawaan Allah adalah As-Syari yang penting Sang Pembuat Hukum. Menjadi hanyalah Tuhan-Lah yang memiliki hak dan ilmu untuk menetapkan kepada manusia terkait apa yang sahih dan yang tidak benar, terkait apa yang legal dan apa yang bukan legal. Terkecuali tersedia seseorang yang mengatakan bahwa mereka punya ilmu untuk menentang yang udah ditetapkan Allah, maka sebenarnya mereka sudah menyetarakan diri bersama dengan Allah, dan pasti saja bukan tersedia seorang pun yang mampu setara bersama Allah.
Bersama begitu, di di dalam Syariah juga tersedia platform hukum. Suatu hukum yang mengatur interaksi kami sesama manusia, misalnya pernikahan/perceraian.
Islam juga miliki platform politik. Tersedia suatu platform yang mengatur bagaimana caranya umat muslim memerintah, dan ini dijelaskan didalam Al-Qur’An. Ini disebut platform Khalifah dan platform ini kudu dimiliki semua negeri muslim, mereka kudu memiliki satu orang penguasa yang menerapkan dan memerintah rakyat disesuaikan bersama petunjuk yang terdapat di didalam Al-Qur’An dan sunnah Nabi Muhammad S.A.W.
Dan pasti saja umat muslim yakin bahwa Syariah adalah jalan kehidupan yang paling sahih. Syariah yang mengatur bagaimana manusia melaksanakan urusan mereka, dikarenakan udah jadi pembawaan dasar manusia, kapanpun kami sebabkan aturan atau menerapkan aturan, pastinya ketetapan dan peraturan tersebut dipengaruhi oleh pemikiran kami sendiri.
Misalnya kecuali aku masuk di dalam sebuah grup di dalam penduduk, misalnya kasta para pedagang. Maka bukan mampu terhindarkan bahwa aku akan memicu hukum/ketentuan yang menguntungkan golonganku.
Begitu juga bersama dengan orang-orang miskin, kecuali mereka mengakibatkan sebuah hukum, maka mereka akan menyebabkan hukum yang menguntungkan dan dipengaruhi keadaan mereka.
Menjadi terhadap kenyataannya para politisi, hakim, dan penguasa, mereka membutuhkan kami, mereka butuh pemberian dan uang kami, namun Allah bukan membutuhkan apapun, Allah bukan butuh kami menyembah-nya, Allah bukan wajib kami untuk mengikuti hukum-nya, namun Allah S.W.T. peduli kepada keperluan kami.
Maka berasal dari tersebut, bukan layaknya hukum kreasi manusia yang dipengaruhi kepentingan mereka masing-masing, hukum Syariah bersifat paripurna. Syariah berasal berasal dari Allah yang bukan terpengaruh oleh karakter dan kesalahpahaman manusia.
Menjadi inilah mengapa kami yakin bahwa Syariah adalah platform keadilan yang sejati. Sebab Allah-Lah yang paling mengerti keperluan kami, Allah lebih mengenal kami daripada kami mengenal diri kami sendiri. Bersama dengan begitu, kami kudu berserah diri disesuaikan bersama apa yang Allah wahyukan.
Dan itulah mengapa Al-Qur’An memperingatkan orang-orang yang bukan memerintah disesuaikan bersama apa yang udah Allah wahyukan, seakan-akan mereka jadi kafir dan terjatuh ke didalam kefasikan.
Al-Qur’An udah memperingatkan umat Yahudi dan Kristen sebab mereka udah menobatkan rabbi dan rahib mereka sebagai Tuhan. Ketika Nabi Muhammad membacakan ayat Al-Qur’An, tersedia keliru satu sahabatnya yang mantan Kristen berkata “Ya Rasulullah, kita bukan menyembah rahib atau rabbi kita.” Nabi Muhammad menjawab “Tetapi bukankah mereka menghalalkan sesuatu yang Allah haramkan? Dan bukankah mereka mengharamkan apa yang Allah halalkan, dan kau menerimanya?” Ketika sahabat tersebut mendengar jawabannya, dia berkata “Ya, kita jalankan tersebut.” Sesudah itu Nabi Muhammad S.A.W. bersabda “Bersama dengan cara itulah kau mirip saja menyembah mereka.”
Bersama dengan kata lain, menghalalkan yang sudah Allah haramkan, dan mengharamkan yang sudah Allah halalkan, serupa saja menganggap bersama dengan menyetarakan diri bersama Allah.
Ini pasti saja merupakan peringatan yang keras juga kepada umat muslim. Menjadi umat muslim mesti mengikuti Syariah yang terdapat di dalam Al-Qur’An dan sunnah Nabi Muhammad.
Lebih-lebih Allah memperingatkan dan bersumpah “Ketahuilah Demi Tuhanmu, mereka bukan miliki iman yang sahih sampai mereka membuatmu Muhammad, sebagai hakim di dalam perselisihan di antara mereka, dan bukan tersedia penolakan didalam hati mereka pada hasil keputusanmu, dan tunduk padanya bersama dengan ketundukan yang sebenar-benarnya.” Dan ini bersama memahami tunjukkan bahwa tiap tiap muslim perlu mencontoh sunnah Nabi Muhammad dan Al-Qur’An. Kapanpun kami berselisih sadar, maka kami perlu ulang berdasarkan apa yang diajarkan nabi Muhammad dan Islam.

Menjadi sebagai kesimpulan, Syariah adalah jalan yang menuntun kami kepada Allah bersama mengikuti aturan-nya didalam Al-Qur’An dan sunnah Nabi Muhammad, agar kami mendapat ridho dan surga-nya, juga sehingga dijauhkan berasal dari kemurkaan Allah.

Jangan Lupa Share Lur !!!

Leave a Reply