Nubuat Nabi Muhammad S.A.W.

Sekarang, kami akan membahas sebagian nubuat Nabi Muhammad S.A.W dan nubuat di didalam Al-Qur’An.
Al-Qur’An menubuatkan kemenangan umat Islam. Dan ketika ayat-ayat ini turun, umat Muslim masih terlalu sedikit jumlahnya, mereka mampu saja dibunuh oleh kaum Arab penyembah berhala atau oleh kaum Romawi.
Di dalam surat An-Nuur dan surat An-Nashr, Allah berfirman: 
“Dan Allah udah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara anda dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia udah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang udah diridhai-nya untuk mereka, dan Dia sahih-sahih akan menukar (Kondisi) mereka, sehabis mereka di dalam ketakutan jadi kondusif sentausa. Mereka konsisten menyembahku-ku bersama dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun bersama Aku.” (Q.S. An-Nuur:55)
“Ketika berkunjung pemberian Allah dan kemenangan, dan kalian akan menyaksikan manusia berbondong-bondong masuk agama Allah.” (An-Nashr:1-2)
Surat di atas diwahyukan terhadap waktu umat muslim tengah didalam situasi lemah. Allah menjanjikan kemenangan bagi umat muslim melawan orang-orang kafir. Allah juga berfirman orang-orang akan masuk Islam secara beramai-ramai.
Dan terhadap era pemerintahan Khulafaurrasyidin, orang-orang masuk Islam secara berbondong-bondong. Kekhalifahan Islam berhasil menguasai tak terhitung negeri didalam jangka sementara 20-40 year, terhitung menguasai Spanyol dan Cina.
Di dalam surat At-Taubah ayat 33, Allah berfirman:
Dialah yang udah mengutus Rasulnya (Bersama dengan membawa) petunjuk (Al-Qur’An) dan agama yang sahih untuk dimenangkannya atas segala agama, meskipun orang-orang musyrikin bukan menyukai. (Q.S. At-Taubah:33)
Allah menjanjikan kemengangan dan Islam akan jadi agama terbesar di global. Walaupun terhadap era sekarang perbandingan antara umat Islam dan Kristen masih seimbang, namun diperkirakan terhadap tahunan 2050, sebanyak 30Persen populasi manusia di bumi akan menganut Islam dan ini akan menjadikan Islam sebagai agama terbesar di global.
&Nbsp;Nubuat lainnya didalam Al-Qur’An terdapat di di dalam surat Ar-Ruum ayat 1-7:&Nbsp;
Alif Laam Miim. Sudah dikalahkan bangsa Romawi di negeri yang terdekat dan mereka setelah dikalahkan tersebut akan menang di dalam sebagian th kembali. Bagi Allah-Lah urusan sebelum dan setelah (Mereka menang). Dan di hari (Kemenangan bangsa Rumawi) tersebut bergembiralah orang-orang yang beriman,  dikarenakan dukungan Allah. Dia mendukung siapa yang dikehendakinya. Dan Dialah Maha Perkasa kembali Penyayang. (Sebagai) janji yang sebenarnya berasal dari Allah. Allah bukan akan menyalahi janjinya, namun kebanyakan manusia bukan jelas.  Mereka hanyalah sadar yang lahir (Saja) berasal dari kehidupan global; tengah mereka berkenaan (Kehidupan) akhirat adalah lalai.  (Q.S. Ar-Ruum:1-7)
Kekaisaran Romawi Timur (Kekaisaran Bizantium) menderita kekalahan ketika berperang melawan kekaisaran Persia terhadap pas tersebut. Yerussalem jatuh di tangan Persia terhadap tahunan 614 Masehi. Dan setelahnya, Mesir dan Suriah takluk. Lantas Konstantinopel&Nbsp; juga diserang. Inilah artinya kalimat “Di dalam negeri yang dekat.”
Orang-Orang Arab penyembah berhala merasa bahagia sebab ini memperlihatkan kemenangan para penyembah berhala menaklukkan para Ahlil Kitab (Orang-Orang Kristen). Dan ketika ayat ini diwahyukan, tampaknya mustahil bagi Kekaisaran Romawi, untuk bangkit ulang.
Dan kata “Sebagian” didalam Al-Qur’An adalah bidaa yang signifikan jangka selagi mulai berasal dari 3 hingga 9 year. Dan Ubay yang merupakan orang Arab pagan (Penyembah berhala) bertaruh bersama dengan Abu Bakar. Dia berkata bahwa Kekaisaran Romawi bukan akan dulu mengalahkan Persia. Terhadap sementara tersebut taruhan belum diharamkan. Dan mereka selanjutnya sepakat untuk bertaruh 100 ekor unta.
Dan terhadap year 623 Masehi, Heraclius berasal dari Kekaisaran Bizantium berperang dan mengalahkan Persia di dalam serangkaian pertempuran yang mencapai puncaknya didalam pertempuran Nivev, yang berjalan  di kira-kira th 626 Masehi. Terhadap waktu ini Ubay sudah dibunuh, supaya keluarganya yang kudu membayar hutang kepada Abu Bakar. Dan terhadap sementara Romawi menang, umat muslim juga tengah merayakan kemenangan atas suku Quraisy layaknya yang dinubuatkan didalam Al-Qur’An.
Sekarang, kami akan membahas nubuat lainnya. Menurut hadits Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad tengah duduk di taman bersama dengan Abu Musa Ashari. Lantas Ustman bin Affan melalui di depannya. Lalu Nabi Muhammad memberitahu Abu Musa Ashari dan Ustman bahwa mereka sudah dijanjikan surga.
Nabi juga memberitahu bahwa akan tersedia pemberontakan melawan Ustman. Dan ini memang berlangsung. Menurut sejarah Islam, orang-orang memberontak pada kekhalifahan Ustman apalagi berhasil membunuhnya.
Di dalam riwayat lainnya, ketika umat Muslim berusaha menaklukkan benteng Yahudi di Hibr, Nabi bersabda bahwa di hari berikutnya ia akan mempercayakan bendera kepada seseorang. Dan orang ini akan beroleh kemenangan berasal dari Allah. Lantas Nabi memberi tambahan bendera kepada Ali. Tepat terhadap hari tersebut juga benteng Yahudi ditaklukkan oleh umat Muslim di bawah komando Ali.
Didalam hadits lainnya, Nabi S.A.W. bersabda bahwa kekhalifahan akan terjadi selama 30 tahunan lalu akan berjalan perselisihan antar umat. Dan memang begitulah kenyataannya. Lebih tepatnya adalah sebagai berikut:abu Bakar jadi khalifah selama 2 tahunumar bin Khatab selama 10 tahunustman bin Affan selama 12 tahunali bin Abi Thalib selama 2 setengah tahunhassan yang mewarisi kekhalifahan Ali ibn Thalib selama 3 setengah th.
Di hadits lainnya, Nabi Muhammad S.A.W. memprediksi bahwa umat Islam akan menaklukkan Mesir dan merebut harta Kaisar Persia. Nabi Muhammad juga bernubuat Suraka Malik (Seorang sahabat) akan kenakan gelang Kaisar Persia. Dan memang begitulah yang berlangsung. Gelang Kaisar Persia jatuh jadi milik Umar ibn Khatab. Dia memanggil Suraka sesudah peperangan dan Umar mengimbuhkan gelang tersebut kepadanya dan juga mengingatkannya terkait sabda Nabi Muhammad S.A.W.
Di dalam Benar Al-Bukhari, Auf bin Malik meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda: 
“Perhatikanlah enam perkara sebelum hari kiamat. Yang pertama adalah kematianku. Lantas penaklukan Yerusalem. Ketiga, perseteruan di antara umat muslim. Keempat, melimpahnya kekayaan supaya orang bukan akan suka kalau terima 100 dinar. Kelima, sebuah kasus yang akan melibatkan seluruh bangsa Arab tanpa jikalau. Keenam, perjanjian bersama orang Kristen dan mereka akan melanggarnya.”
Dan seluruh yang disebutkan di dalam hadist di atas jadi fenomena. Yerussalem berhasil ditaklukkan. 16 year sesudah Hijrah Nabi tersedia suatu perselisihan yang memakan korban sebanyak 70.000 orang.
Kekayaan jadi tak terhitung setelahnya, khususnya selama Kekhalifahan Ustman dan Umar bin Abdul Aziz. Lebih-lebih para pengumpul zakat bukan menemukan orang miskin untuk diberikan zakat. )Da sementara tersebut, umat Islam terlalu makmur. Islam juga tersebar ke segudang negara.
Juga sehabis terbunuhnya Ustman maka situasi semakin memburuk, dan seluruh bangsa Arab terkena imbasnya.
Di dalam riwayat lainnya, Nabi bersabda bahwa umat Muslim akan menaklukkan Konstantinopel dan Roma. Ketika Nabi ditanya mana yang lebih pernah, dia mengatakan kota Heraclius yang lebih pernah takluk. Ini vital Konstantinopel. Dan kota ini memang berhasil ditaklukkan umat Muslim. Namun Roma belum dulu dikuasai oleh umat Muslim hingga sekarang dan saya pikir ini akan berjalan di era depan.
Nabi Muhammad S.A.W. juga bernubuat bahwa umat Muslim akan terbagi jadi lebih dari satu kelompok. Nabi menyebutkan kelompok-kelompok tersebut menganggap Ali layaknya asumsi orang Kristen pada Yesus, bersama dengan kata lain mereka akan menyamakan Ali bersama Allah. Inilah keliru satu bentuk kesyirikan yang sangat besar.
Dan memang hal ini berjalan. Memang muncul suatu kelompok yang melebih-lebihkan kasih sayang mereka pada Ali bin Thalib. Dan apalagi lebih dari satu berasal dari mereka menyamakan Ali bersama Allah. Dan kelompok ini masih tersedia hingga sekarang.
Nabi Muhammad juga menyebutkan bahwa beberapa orang akan menyangkal Qadr atau ketetapan Allah. Dan ini udah berlangsung, mereka disebut kaum Qadrea. Mereka menyangkal aturan Allah yang terhitung di dalam keenam rukun iman. Sungguh mereka udah tersesat.
Dan Nabi Muhammad juga menyebutkan bahwa akan tersedia sebuah kelompok yang akan menuduh orang-orang beriman sebagai orang-orang kafir. Nabi apalagi menyebut mereka sebagai anjing-anjing neraka. Dan memang tersedia kelompok yang bernama Khawarij.&Nbsp; Nabi S.A.W. bersabda bahwa mereka kudu dilawan. Oleh maka dari itu, Ali bin Thalib berperang melawan mereka.

Demikianlah nubuat-nubuat nabi Muhammad di didalam Al-Qur’An. Semoga tulisan ini semakin meningkatkan keyakinan kami bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang sahih, yang merupakan petunjuk berasal dari Allah bagi umat manusia.

Jangan Lupa Share Lur !!!

Leave a Reply